Nama  : Emilia Dian Prabawati

NRP   :C34100012

Laskar:6

Sekilas Petunjuk Allah membentuk Kedewasaanku

Allah selalu punya rencana yg terbaik untuk semua umatnya, begitupun untukku. Semenjak dulu aku jarang sekali dipusingkan oleh masalah” berat yg mengganggu pikiranku. Tetapi sejak aku memasuki jenjang perkuliahan ada saja masalah yg menghampiri hidupku. Sempat terpikir olehku bahwa aku tidak sanggup untuk menghadapi semua masalah” itu. Tapi aku harus menemui suatu titik dimana aku berkata ‘aku harus bangkit !!’

Berawal dari ditolak banyak perguruan tinggi impianku, aku adalah seseorang yg punya ambisi untuk masuk ke jurusan Hubungan Internasional tetapi orangtuaku kurang mendukung karna prospek untukku kurang pas katanya, mungkin karna tanpa restu yg cukup dan usaha yg hanya nothing to lose aku jadi gagal memperoleh ambisiku. Tapi tetap aku tak akan sedih terlalu dalam karena menurutku semua telah ada yg mengatur dan semua yg kudapat adalah yg terbaik untukku. Dan akhirnya aku masuk ke kampus yg awalnya aku hanya coba” ikut mengumpulka berkasku yaitu IPB.

Hari-hari di IPB cukup menyenangkan sampai akhirnya aku menerima telpon dari ayahku yg membawa berita yg sempat membuat hatiku bergemetar dia mengatakan bahwa ibuku divonis dokter mengidap penyakit kanker serviks stadium 2a, aku bingung dan ingin rasanya segera pulang menemui kedua orangtuaku karna aku tau yg mereka punya hanyalah aku karna aku anak tunggal. Untunglah keesokannya sudah libur, hari” pun kami jalani dengan tabah ayahku yg tadinya berwatak sangat keras menjadi sangaat baik dan lembut kepada keluarganya .Masalah datang lagi ketika masih dalam keadaan kacau dan shock itu, ketika perjalanan kembali ke IPB pertama kali aku menggunakan motor untuk ke bogor dan aku mengalami kecelakaan hingga aku panik dan menelpon teman sekelasku lalu karena kasian dengan keadaanku dia menitipkan absent (hal indisipliner di IPB) dan sialnya ketahuan oleh dosen saat itu. Aku samasekali tidak bermaksud melakukan itu tetapi kalaupun izin, tak mungkin karna aku menolak dirujuk ke rumah sakit karena itu akan membuat keadaan orangtuaku semakin kacau sedangkan izin memerlukan surat rumahsakit. Pada tahap ini aku harus segera menyelesaikan masalahku, tetapi aku harus bias bersabar dan bersikap lebih dewasa.

Aku sadar bahwa Allah memberikan cobaan yg luar biasa menurutku ini bukan karna Dia tidak sayang padaku melainkan Dia ingin aku untuk belajar dari semuanya dan selalu mengingatNya. Hikmah, mungkin adalah segala yg mulai aku peroleh dan aku tunggu. Semoga semua akan kembali baik, mohon doanya untuk semua yg membaca cerita ini. Terimakasih JJJ

Nama  : Emilia Dian Prabawati

NRP   :C34100012

Laskar:6

Wawancara dengan Tuhan

Suatu pagi seorg Wartawan Muda (WM)datang mewawancarai Tuhan (G).

WM: Slmt Pagi Tuhan, sekiranya Tuhan punya waktu sedikit aku ingin bicara.
G: Ooo..waktuKU adlh KEKEKALAN, tdk ada masalah ttg Waktu. Apa pertanyaanmu?

WM: Tks.. Apa yg paling mengherankan bagiMU tentang kami manusia?
G: Hahaha.. kalian itu makhluk yg aneh.
Pertama, suka mencemaskan masa Depan, sampai lupa hari ini.
Ke2, kalian hidup seolah olah tidak bakal mati.
Ke3, kalian cepat bosan sebagai anak-anak dan terburu-buru ingin dewasa. Namun stlh dewasa rindu lagi jadi anak2 : suka bertengkar, ngambek, dan ribut karena soal2 sepele.
Lalu
Ke4, kalian rela kehilangan kesehatan demi mengejar uang, ttp membayarnya kembali utk mengembalikan kesehatan itu.
Hal2 begitulah yang membuat hidup kalian susah.

WM: Lantas apa nasihat Tuhan agar kami bisa hidup BAHAGIA ?
G: sebenarnya semua nasihat sudah pernah diberikan. Inilah satu lagi keanehan kalian: Suka Melupakan nasihatKU. Baiklah KUulangi lagi ya beberapa yg terpenting:

1. kalian harus sadar bahwa mengejar rejeki adalah sebuah kesalahan. Yang seharusnya kalian lakukan ialah menata diri agar kalian layak dikucuri rejeki. jadi jgn mengejar rejeki, tetapi biarlah rejeki yg mengejar kalian.

2. Ingat : “siapa” yg kalian miliki itu lebih berharga daripada “apa” yang kalian punyai. Perbanyaklah teman, kurangi musuh.

3. Jangan bodoh dengn cemburu & membandingkan yang dimiliki org lain. Melainkan Bersyukurlah dengan apa yg sudah kalian terima. Khususnya, kenalilah talenta dan potensi yg kalian miliki lalu kembangkanlah itu sebaik-baiknya, maka kalian akan menjadi manusia Unggul. Otomatis Rejeki yg akn mengejar kalian.

4. Ingat orang yg disebut kaya bukanlah dia yg berhasil mengumpulkan yang paling banyak, tetapi adalah dia yg paling “sedikit” memerlukan, sehingga masih sanggup memberi kepada sesamanya. Ok ?

Search
Archives